MENEG BUMN: KOMISARIS DARI PEJABAT NEGARA MASIH DIPERLUKAN

Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil menyatakan komisaris
BUMN yang berasal dari pejabat negara masih dibutuhkan menyangkut pengawasan
terhadap BUMN yang merupakan aset negara. “Menurut saya, komisaris BUMN dari
pejabat negara masih dibutuhkan apakah dari eselon I atau II,” kata Sofyan
Djalil di Gedung E Departemen Keuangan Jakarta, Jumat.
Sofyan mengakui sudah ada pertemuan antara Menkeu denganB Menpan membahas
rangkap jabatan namun hingga saat ini masih bersifat internal dan belum ada
keputusan apa-apa.
“Intinya belum ada apa-apa, itu akan diatur lebih lanjut karena bagaimanapun
komisaris BUMN yang berasal dari pejabat negara masih diperlukan,” tegasnya.
Mengenai pengaturan gajinya komisaris yang berasal dari pejabat negara, Sofyan
juga menyatakan belum tahu keputusan Menpan sehingga tidak dapat memberikan
komentar.
Sementara itu mengenai target privatisasi, Sofyan mengatakan, target privatisasi
2008 tidak besar yaitu hanya Rp500 miliar sementara untuk 2009 belum diputuskan.
“Target 2008 sebesar Rp500 miliar akan kita penuhi, itu kan kecil dibanding sebelumnya,”
katanya.

Sumber IQP

Tinggalkan Balasan