ISAT-INDOSAT INVESTASI Rp1.5MILIAR UJICOBA BTS ENERGI ALTERNATIF

PT Indosat Tbk (ISAT) menginvestasikan dana Rp1,5
miliar untuk ujicoba pengalihan energi bahan bakar minyak (BBM) menara
radio pemancar (Base Transceiver Station/BTS) ke energi alternatif seperti
matahari, angin, dan minyak nabati. “Ujicoba penggunaan energi alternatif
dari listik dan BBM sudah dilakukan di dua lokasi yaitu Girissari Uluwatu,
Bali dan di Labuan, Lombok,” kata Dirut PT Indosat Johnny Swandi Sjam, di
sela-sela peluncuran BTS Energi Alternatif dan Indosat Wireless Innovation
Contest (IWIC) 2008, di Jakarta, Kamis.
Pengembangan BTS alternatif bekerjasama dengan PT Lembaga Elektronika Nasional
(LEN) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan diperkirakan BTS yang beralih
menggunakan energi alternatif hingga akhir 2008 sekitar 50 unit. “Pengalihan
penggunaan energi alternatif BTS tersebut bagian dari komitmen perusahaan
untuk mengurangi penggunaan energi BBM, dengan tidak mengurangi kualitas
layanan kepada konsumen. Selain bisa hemat energi, BTS energi alternatif
ini juga ramah lingkungan,” kata Johnny.
Meski begitu Johnny tidak merinci lebih lanjut berapa besar biaya yang
dihemat perusahaan dari pengalihan 50 BTS energi alternatif tersebut.
Ia hanya menjelaskan, biaya penggunaan energi BBM Indosat setiap tahun
kurang dari satu persen dari biaya operasional perusahaan.
“Umumnya saat ini setiap BTS membutuhkan catu daya listrik rata-rata
2000-3000 watt setiap hari. Dengan energi alternatif tersebut diharapkan
dapat melayani satu radio BTS,” katanya.

Sumber :IQP

Satu Tanggapan

  1. Artikel di blog ini bagus-bagus dan berguna bagi para pembaca. Anda bisa lebih mempromosikan artikel Anda di infoGue.com dan jadikan artikel Anda Topik yang terbaik bagi para pembaca di seluruh Indonesia.Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://energi.infogue.com/isat_indosat_investasi_rp1_5miliar_ujicoba_bts_energi_alternatif

Tinggalkan Balasan