DEPKEU SIAP TERAPKAN E-PROC BULAN INI

Departemen Keuangan (Depkeu) akan segera menerapkan
sistem pengadaan barang dan jasa elektronis (e-proc) pada semua tender
pengadaan di lingkungan Depkeu, sehingga belanja barang dapat dilakukan
dengan lebih efisien. Sekjen Depkeu, Mulia P Nasution di Jakarta, Jumat
mengatakan, pihaknya hampir menyelesaikan seluruh tahap persiapan penerapan
e-proc seperti petugas pengelola, penyedia jasa dan infrastruktur sistem
tersebut.
“Itu yang sekarang kita kerjakan. Mudah-mudahan Mei ini sudah bisa dimulai,”
katanya. Mulia menambahkan, jika sudah diterapkan, seluruh proyek pengadaan
barang dan jasa dengan nilai di atas Rp10 miliar tidak lagi bisa dilakukan
secara manual. “Nanti secara bertahap kalau ini bisa berjalan bagus. Ke depan
baru bisa dimulai dengan pengadaan proyek yang nilainya diperluas,” katanya.
Menurut Mulia, pihaknya tidak membangun sendiri sistem yang akan digunakan
Depkeu, namun terintegrasi dengan sistem e-proc nasional Lembaga Kebijakan
Pengadaan Barang dan Jasa Publik (LKPP). Meski demikian, Mulia belum dapat
memprediksi potensi penghematan yang bisa dihemat. “Kalau jumlah penghematan,
kita harus lihat dulu nilai pengadaan,” katanya.

Tinggalkan Balasan