Operator telepon tetap nirkabel (FWA) PT Bakrie Telecom
Tbk (BTEL) meningkatkan kapasitas jaringan “Mobile Switching Central” (MSC)
dan “intellegence network” (IN) hingga tiga kali lipat untuk menambah kapasitas
layanan pesan singkat (SMS). “Dana untuk peningkatan kapasitas merupakan bagian
dari belanja modal (capex) tahun 2008 sebesar 200 juta dolar AS,” kata Wakil
Direktur Utama Bidang Jaringan Bakrie Telecom Danny Buldansyah, di Jakarta, Kamis.
Usai peluncuran program “Tarif SMS Rp1 Per Karakter”, Danny menjelaskan, peningkatan
kapasitas tersebut untuk dapat mengatasi meningkatnya jumlah trafik SMS dari
saat ini sekitar 25 juta SMS per hari.
SMS berbasis karakter tersebut diperkirakan dapat meningkatkan jumlah SMS
karena dihitung berdasarkan jumlah karakter yang terkirim, atau lebih murah
dibanding tarif SMS yang berlaku di setiap operator. Sementar itu, Wakil Direktur
Utama Bakrie Telecom bidang pemasaran Erik Meijer menambahkan, SMS selama ini
menyumbang 20 persen bagi total pendapatan perseroan yang mencapai Rp441,8
miliar pada kuartal I 2008.
Perusahaan menargetkan jumlah pelanggan hingga akhir 2008 mencapai tujuh juta
nomor, sementara hingga I 2008 mencapai 4,6 juta nomor, sedangkan pada akhir
2007 tercatat 3,6 juta pelanggan. “Selebihnya atau sekitar 80 persen dikontribusi
layanan voice (suara), dan data,” katanya. Terkait tarif SMS Rp1 per karakter
tersebut, ia menjelaskan tujuan dari ditawarkannya pentarifan SMS dengan berbasiskan
jumlah karakter yang dikirim untuk menjunjung tinggi azas transparansi.
“Kenyataannya pengguna telepon dalam mengirim SMS tidak terlalu panjang-panjang,
sehingga dengan program ini pelanggan hanya membayar sesuai jumlah karakter
yang dikirim,” ujarnya.
Sumber :IQP
DIarsipkan di bawah: Berita & Rumor