Perusahaan tekstil PT Texmaco Jaya Tbk merasa sulit
untuk keluar dari masalah karena restrukturisasi utangnya dengan PT Perusahaan
Pengelola Aset (PPA) tak kunjung selesai dan berlarut-larut.
“Hingga saat ini restrukturisasi utang perseroan dengan PPA belum dapat
diselesaikan sehingga semakin menyulitkan perseroan untuk mendapat modal
kerja,” kata Direktur Utama Texmaco, Ravi Shankar dalam keterbukaan informasi
Rabu. Menurutnya, dengan fasilitas modal kerja yang dimiliki, perseroan
tetap mengoperasikan divisi “fleece”. Pada kuartal pertama 2008 menunjukan
peningkatan kinerja dimana perseroan mencatat penjualan Rp29,3 miliar dan
total penjualan sebesar Rp66,63 miliar.
“Namun dengan belum beroperasinya divisi pertenunan dan penyempurnaan tekstil
perseroan belum dapat keluar dari permasalahan yang ada. Modal kerja yang ada
saat ini bersifat sementara yakni enam bulan dan tidak dapat diperpanjang
lagi karena belum selesainya restrukturisasi utang dengan PPA,” katanya.
Dia menambahkan akibat tidak tersedianya modal kerja, divisi “fleece” akan
beroperasi dengan makloon basis dari induk perusahaan PT Polysindo Eka
Perkasa Tbk untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.
Sumber :IQP
DIarsipkan di bawah: Berita & Rumor