BNI Syariah tahun ini menargetkan dapat membiayai
Pemilikan Rumah Sederhana Sehat dengan harga Rp28 sampai Rp55 juta sebanyak
4.000 unit senilai Rp80 miliar. “Pembiayaan syariah di sektor perumahan
melalui BNI Griya Syariah mencapai 52 persen dari total kredit konsumen
senilai Rp688 miliar,” kata Direktur Usaha Menengah dan Syariah BNI Achmad
Baiquni di Jakarta, Selasa, usai menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasi
(PKO) dengan Deputi bidang Pembiayaan Kementerian Negara Perumahan Rakyat
Tito Murbaintoro.
Ia mengatakan, sejauh ini permintaan terhadap Pembiayaan Syariah Pemilikan
Rumah Sederhana Sehat mengalami kenaikan sampai dengan 30 persen untuk
mengantisipasi saat ini terdapat 636 outlet pelayanan di cabang-cabang.
Sementara itu Tito mengatakan, kontribusi BNI dalam membiayai Rumah Sederhana
Sehat terus mengalami kenaikan dari 2005 sebanyak 405 unit menjadi 646
unit pada 2006 dan 2.454 unit pada 2007. Ia berharap, kontribusi dapat
ditingkatkan tidak hanya RSH akan tetapi juga membiayai pemilikan Rusunami
besubsidi. Saat ini tercatat 30 bank yang membiayai RSH dan Rusunami, 12
diantaranya melalu pola syariah.
Sumber :IQP
DIarsipkan di bawah: Berita & Rumor