PT Pertamina (Persero) mengungkapkan, menjelang kenaikan
harga, konsumsi BBM khususnya premium dan solar mengalami kenaikan di sejumlah
daerah seperti di Kediri, Jatim. Kepala Humas Pertamina Wisnuntoro di Jakarta,
Jumat mengatakan, peningkatan konsumsi tersebut masih tergolong wajar seperti
halnya menjelang kenaikan tahun 2005.
“Waktu kenaikan BBM tahun 2005 lalu, kenaikannya mencapai 10 persen,” katanya.
Menurut dia, pihaknya masih menghitung secara pasti peningkatan konsumsi yang
berlangsung sejak pemerintah mengumumkan akan menaikkan harga komoditas tersebut.
Ia menambahkan, kenaikan konsumsi itu dikarenakan pengguna premium yang biasanya
mengisi antara 10-20 liter, sekarang penuh.
“Setiap ada isu kenaikan harga, masyarakat yang biasanya mengisi 10-20 liter,
sekarang `full tank.` Kita tidak bisa larang itu,” katanya. Namun, Wisnuntoro,
meminta masyarakat tidak perlu ikut-ikutan panik, sebab stok masih cukup aman
yakni mencapai 17 hari dan distribusi juga tetap lancar. “Masyarakat harus ikut
prihatin, jangan menimbun,” katanya.
Sumber :IQP
DIarsipkan di bawah: Berita & Rumor